Internet Exchange Point (IXP) adalah tempat dimana semua entitas yang memiliki AS Number di Internet berkumpul.

Entitas tersebut bisa ISP, Enterprise, Penyedia Konten, Cloud Provider, HobbyNet, dan lainnya.

Mereka saling terkoneksi secara layer 2 berada dalam 1 subnet yang sama. Kemudian peering BGP ke Route Server yang disediakan oleh IXP (Multilateral Peering) dapat dilakukan. Langkah selanjutnya, setiap member bisa request ke member lain untuk melakukan Peering Bilateral.

Peering Bilateral

Secara sederhana, tujuan IXP menurut saya adalah untuk menghemat bandwidth upstream dan mengurangi latency ke arah konten yang kita tuju.

Peering Multilateral

Virtual IXP sendiri adalah IXP tapi virtual, yang biasanya dibuat oleh HobbyNet. Istilah virtual disini adalah setiap member IXP tidak terhubung secara layer 2, biasanya mereka (saya maksudnya) menggunakan tunnel.

Tunnel seperti GRE sifatnya point to point, konsepnya sangat berbeda dengan layer 2 yang sharing broadcast domain.

2 gambar diatas saya ambil dari website resmi JKT-IX, salah satu penyedia IXP yang ternama di Indonesia.

Pada True IXP, baik Bilateral maupun Multilateral, traffic (data plane) tidak pernah mampir di route Server. Traffic masuk dari port pengirim dan langsung keluar ke port tujuan. Ini juga berlakukan untuk control plane BGP pada peering Bilateral.

Inilah permasalahan besar dari Virtual IXP. Tunnel yang dibangun ke arah route Server biasanya point to point dan ketika kita melakukan Peering Bilateral ke member lain, control plane dan data plane tetap akan melewati Route Server.

Beda cerita kalau tunnel Virtual IXP dynamic multipoint, seperti DMVPN atau ADVPN. Traffic antar member bisa direct tanpa melewati Route Server terlebih dahulu.

Mungkin kalau kita menggunakan BGP EVPN dengan VXLAN, dynamic tunnel antar member bisa terbentuk secara otomatis. Namun sepertinya konfigurasinya agak kompleks.

Kita coba explore lagi ya, mungkin ada tunnel dynamic multipoint yang sederhana untuk Virtual IXP.

Cheers..